Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

SINDROM METABOLIS MENGINTAI PERUT GENDUT

Kamis, 28 Juli 2016 ~ Oleh operator2 ~ Dilihat 453 Kali

Seseorang yang memiliki perut gendut, memang kerap dikaitkan dengan penyakit-penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes. Namun, hal ini bukan hanya sekadar mitos, menurut dr Aris Wibudi, SpPD-KEMD, orang yang memiliki perut gendut memiliki lemak berlebih yang dapat membuat organ tubuh, seperti liver dan ginjal tertutup lemak.

Hal ini dapat mengganggu cara kerja organ vital tersebut sehingga  berbagai macam penyakit mudah menyerang orang yang memiliki perut gendut.  Kelebihan lemak di perut berakibat lingkar perut membesar. Ini bisa menjadi tanda utama dari sindrom metabolis atau kombinasi dari gangguan metabolis tubuh.

            Gangguan metabolis, kata Aris, bisa meningkatkan resiko terjadinya resistensi insulin. Kondisi itu memperlihatkan insulin tidak lagi bekerja dengan semestinya, sehingga glukose tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh dan tetap berada di peredaran darah. ”Akibatnya kadar gula darah menjadi tiggi. Kalau dibiarkan lama-kelamaan bisa menimbulkan  sindrom metabolis diabetes melitus, “ kata sang dokter .

            Tumpukan lemak di dalam perut juga akan menghasilkan zat-zat yang merusak (proinflamasi), sehingga akhirnya fungsi insulin terganggu. Menurutnya, kondisi awal lingkar perut yang besar sampai membuat seseorang mengalami gangguan metabolis dan mengidap diabetes melitus bisa berlangsung 12-15 tahun.

            “Makin gendut perutnya makin cepat terjadinya. Hal ini disebabkan lingkar perut yang terus membesar, terjadi akibat asupan makanan lebih besar dari yang dibutuhkan tubuh. Akibatnya lebih banyak kalori yang disimpan sebagi lemak yang ,menumpuk dan menjadi penyebab penyakit diabetes, “ ujarnya.

            Namun, ia mengungkapkan, ternyata lemak di perut bisa dihilangkan dengan cara meningkatkan metabolisme. Salah satu caranya adalah  dengan berolahraga teratur serta memperbaiki pola makan yang seimbang.

            Pola makan yang seimbang  dan rajin berolahraga sangat menentukan hilang atau tidaknya lemak di dalam tubuh. Apalagi, kalau sejak kecil sudah memiliki bakat gemuk. Hal ini menjadi sangat penting untuk dilaksanakan dan diperhatikan, “ ungkapnya.

(REPUBLIKA)

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT