Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

Air Tajin Kaya Manfaat

Selasa, 24 Mei 2016 ~ Oleh operator2 ~ Dilihat 1056 Kali

Air tajin ternyata bisa AIR dinikmati sebagai produk kuliner, bahkan perawatan tubuh.

Banyak orang bicara, air dari rebusan beras menyimpan banyak zat dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, tak banyak penjelasan  tentang air dimaksud. Pakar beras dan juga peneliti pengolahan hasil pertanian, Profesor Djoko Said Damardjati, mengatakan, air tajin yang dimaksud khususnya dari beras yang belum melalui proses sosoh atau dibersihkan hingga kulit arinya.

Kandungan yang ada dalam air tajin diantaranya adalah enzim, mineral, antioksidan, serta vitamin B dan E. Selain itu ada mikro selenium yang sangat bermanfaat untuk tubuh, khususnya bayi.

Menurut pria yang bekerja di Pusat Penelitian  dan Pengembangan tanaman pangan ini, kandungan dalam air tajin lebih muda didapatkan saat memasak beras merah. Hal itu karena di zaman kini, beras putih yang ada dipasarkan cenderung sudah melalui proses sosoh. Sementara, beras merah masih utuh, sehingga kulit arinya masih menempel.

“ Banyak kandungan fungsional yang masuk ke dalam air  tajin berasal dari lapisan terluar kulit beras. Jadi, bila sudah disosoh, manfaatnya banyak hilang dan yang tertinggal hanya karbohidrat” ujar Djoko.

Dalam air tajin yang berasal dari beras merah terdapat 10 jenis enzim. Belum lagi kandungan antioksidan, vitamin B dan E yang jauh lebih banyak dibandingkan air tajin dari beras putih.

Selain baik bagi bayi dan anak-anak, air tajin juga sangat bermanfaat bagi orang dewasa. Menurut Djoko, formula dalam air tajin bisa membantu mengobati diabetes serta tekanan darah tinggi. Belum lagi air ini bisa membantu memproduksi antibodi, yang menjaga sistem imunitas atau kekebalan dalam tubuh manusia.

Selain beras merah, Djoko menuturkan, beras hitam yang sangat baik untuk diambil menjadi air tajin.

“Kandungan dalam tajin beras hitam hampir sama banyak dengan beras merah, tetapi kelebihannya di sini terkandung zat yang mampu mencegah alergi kulit serta hipertensi, “ kata lulusan IPB Bogor ini.

Mengonsumsi rutin

Manfaat yang ada dalam air tajin khususnya berasal dari rebusan beras merah, hitam, maupun beras putih yang belum disosoh, serta bekatul.

Pertama, adalah untuk kulit. Menurut Djoko, air tajin bisa merangsang regenerasi sel kulit, sehingga sangat baik bila digunakan sebagai masker wajah.  Selain itu, terdapat kandungan dalam beras yang mampu menangkal sinar ultraviolet.

Karena itu air tajin cocok digunakan untuk menjadi sunblock. Djoko menuturkan,  Anda hanya perlu memoleskan air tajin ke wajah setidaknya 15 menit sebelum bepergian ke luar rumah.

Air tajin juga dapat mencerahkan warna bibir yang kusam akibat berbagai faktor. Caranya, hanya perlu memoleskan pada seluruh bagian bibir satu hingga dua kali dalam sehari.

Kedua, adalah untuk membantu menurunkan berat badan. Air tajin terbukti dapat memberi rasa kenyang, namun dengan jumlah karbohidrat yang lebih sedikit. Karena itu, orang-orang yang tengah menjalankan program diet, bisa mecoba mengonsumsi air tajin sebagai pengganti asupan karbohidrat.

Semua manfaat air tajin, kata Djoko, hanya bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin. “ Termasuk ibu hamil yang rutin mengonsumsi air tajin dapat membuat anak dalam kandungannya terhindar dari autism karena dalam zat air ini terkandung zat penetral dari segala macam zat berbahaya, “ ujarnya.

Terlepas dari banyaknya manfaat dalam air tajin, bukan berarti kemudian air ini bisa menggantikan fungsi asi dan susu formula pada umumnya. Djoko menjelaskan, air ini hanya bersifat pelengkap untuk kebutuhan tubuh bagi bayi dan anak-anak. Sebab kandungan gizinya tetap jauh di bawah asi dan susu formula.

Pencucian beras

Mengingat masyarakat tanah air yang lebih memilih beras putih untuk dikonsumsi,  Djoko menyarankan agar teliti sebelum memasak nasi. Di zaman kini, selain beras yang sudah lebih banyak melalui proses sosoh, tak sedikit juga yang mengandung pemutih.

Hal ini tentu sangat berbahaya, terlebih bila Anda juga ingin mengonsumsi air tajin dari beras putih. Sebaiknya, saran Djoko, sebelum dimasak, rasakan aroma beras. Bila terasa berbeda, Anda bisa melakukan pencucian beras sebanyak 2 hingga 3 kali. Setelah itu beras dapat dimasak, karena kemungkinan besar zat-zat pemutih yang berbahaya telah terbuang.

“Tetapi, karena telah melalui proses pencucian yang banyak, zat fungsional dalam beras secara otomatis hilang. Biasanya yang tersisa hanya karbohidrat, jadi, tetap lebih disarankan untuk memasak beras merah atau hitam jika ingin mendapatkan air tajin yang baik,” jelas Djoko.

Menurut Djoko, kini air tajin bisa dimanfaatkan sebagai minuman yang nikmat. Hal itu karena Anda bisa mencampurnya dengan beberapa bahan makanan yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya dengan menambahkan lemon dan madu. Djoko menjelaskan, khasiat dari kedua bahan ini sudah tak diragukan, khususnya untuk kesehatan tubuh dan kulit. Terlebih jika dicampur dengan air tajin, minuman ini dapat berfungsi sebagai obat pencernaan, serta membantu peremajaan kulit.

“Tentu air tajin ini sendiri banyak bisa divariasikan dengan bahan makanan lain yang semakin menambah khasiatnya. Tentu semakin banyak yang mengetahui manfaat air tajin, maka lebih banyak lagi kreasi-kreasi agar air ini terasa lebih nikmat diciptakan oleh orang-orang dari industri kuliner, “ kata Djoko menambahkan.  

Agar Kualitas Air Tajin Bagus

  1. Tanak nasi secara manual menggunakan periuk, atau panci. Jangan menggunakan ricekooker
  2. Takaran air lebih banyak. Masukkan dua atau tiga sendok beras dengan lima gelas air.
  3. Jika menambah jumlah beras, takar air sesuai dengan kelipatan yang ideal. Jadi, kalau anda ingin memasak nasi dengan 4 sendok beras, maka air yang digunakan 10 gelas.

(Puti Almas: Republika)

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT