Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

SENYUM SEJENAK YUK !

Jum'at, 02 September 2016 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 548 Kali

Seperti anjing dengan kucing

Dua beradik perempuan terpaut beda usia dua tahun. Anehnya keduanya tidak pernah akur, selalu saja bertengkar dalam berbagai hal, meskipun soal sepele.Kakak mereka yang laki, ketika menyetir sudah kesal dan tidak tahan lagi mendengar ocehan kedua adiknya itu.Dia berteriak, “Sudah, sudah, kalian ini setiap hari bertengkar, seperti anjing dengan kucing!”

Keduanya diam sesaat, kemudian yang tua berujar, “ Aku kucingnya!”

Si adik langsung protes, “Enak aja! Aku kucingnya……

 

Berkecimpung di dunia hitam

Dua orang berteman baik, Bakri dan Hadi.Mereka sudah terpisah sejak bertahun-tahun. Sekali bertemu mereka bertukar cerita  tentang pengalaman masing-masing.

Bakri mengeluh kepada temannya itu, “Aku sekarang mulai lelah, bayangkan sejak sepuluh tahun lalu aku berkecimpung di dunia hitam.”

“Astaga, jadi kau ini menjadi preman?” tanya Hadi.

“Bukan, aku jualan arang!”

 

Bangga

Seorang laki-laki memandang dirinya di depan cermin, lalu berkata kepada istrinya, “Hebatkan?”

“Hebat apanya?” tanya istrinya.

“Di umur sebegini tak sehelai rambut pun yang sanggup tumbuh di kepalaku,” kata pria botak itu.

 

Berat atau ringan

Seorang pria datang ke perpustakaan bertanya kepada petugas, buku apa yang menarik untuk dipinjam.

“Buku-buku yang ringan?” tanya pustakawan itu.

“Berat atau ringan gak masalah, aku bawa mobil, kok!”

 

Hasil Penelitian Mahasiswa

Seorang mahasiswa jurusan pertanian dengan bangga bercerita kepada teman-temannya, bahwa ia sudah sukses menggabungkan dua spises tanaman yang berbeda.

Banyak teman-temannya yang terkejut, sebab selama ini dia belum pernah mendengar hasil penelitiannya itu dipublikasikan.Mereka bangga juga dapat berita itu.

“Lalu, dua spises tanaman apa yang telah kamu gabungkan?” tanya salah seorang temannya.

“ Singkong dengan kelapa!” jawabnya meyakinkan.

Mereka tertegun sejenak, kemudian salah seorang lainnya angkat bicara.

“Mengapa tidak digabungkan dengan pohon enau sekalian?Bukankah pohon enau penghasil gula merah? Dengan demikian judul penelitian Anda menjadi: singkong plus kelapa, plus gula merah.Pasti  tambahsukses!” komentarnya sambil tersenyum.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT