Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

Lindungi Diri dari Osteoporosis

Sabtu, 05 Maret 2016 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 554 Kali

Osteoporosis mengancam tak hanya kaum perempuan, tetapi juga para lelaki.Jalani pola hidup sehat dan pastikan kebutuhan kalsium tercukupi sebagai langka proteksi.

Osteoporosis merupakan penyakit yang menyebabkantulang menjadi rapuh dan bisa sampai patah.Penyakit ini sering diasosiasikan sebagai penyakit perempuan karena presentasi pengidap perempuan mencapai 80% dari total keseluruhan.Padahal studi menemukan jika lelaki juga beresiko menderita penyakit ini.

Dikutip dari laman www.aje.com sebanyak 6% lelaki berusia di atas 50 tahun mengalami patah tunggal pinggul sebagai manifestasi dari osteoporosis. Lima persenlainnya  berisiko patah tulang belakang sebagai akibat dari osteoporosis. Di Amerika Serikat saja sebanyak 12 juta lelaki dari total populasi yang ada berisiko mengalami pengeroposan tulang. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat di tahun mendatang seiring degan meningkatnya angka harapan hidup.

Kehadiran penyakit ini seringkali tak disadari sehingga osteoporosis juga sering disebut sebagai “silent disease”.Penderita baru mengetahui kondisinya setelah mengalami gangguan.Keluhan yang paling umum adalah nyeri punggung.Maka itu, sejumlah pakar menyarankan agar lelaki berusia di atas 70 tahun wajib menjalani pemindaian tulang.

Penyebab utama osteoporosis pada lelaki adalah berkurangnya hormon testosteron.Kondisi ini mempengaruhi beberapa faktor, seperti mengonsumsi obat-obatan jenis steoroid dan obat untuk kangker prostat. Kehilangan kepadatan massatulang juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obat untuk penderita asma dan rheumatoid arthritis. Maka itu, pakar kesehatan menyarankan  agar anda yang berisiko menjalani pemindaian tulang agar dokter bisa mengubah cara pengobatan tertentu.

 

Resiko tinggi

Di sisi lain, resiko perempuan mengalami masalah pengeroposan tulang tetap tinggi. Studi menunjukkan bahwa perempuan beresiko  empat kali lipat lebih tinggi daripada lelaki.  Salah satu aktor yang ditengarai berpengaruh kepada peningkatan resiko osteoporosis adalah rendahnya tingkat aktivitas.Aktivitas latihan pisik dan latihan beban berfungsi dalam membangun dan mempertahankan tingkat kepadatan tulang.Secara umum, lelaki cendrung lebih banyak bergerak dibandingkan perempuan.

Struktur tulang lelaki yang lebih besar dari perempuan juga mempengaruhi terhadap perlambatan proses osteoporosis. Lelaki juga tidak mengalami perubahan hormonal yang cepat serta kehilangan masa tulang seperti yang dialami perempuan saat menopause. Meski begitu, perempuan dan lelaki yang berusia di atas 65 tahun akan kehilangan massa tulang dalam kecepatan yang sama. Selain itu, kemampuan tubuh dalam penyerapan kalsium sebagai mineral penting dalam kesehatan tulang, menurun.

Kehilangan massa tulang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan berisiko patah. Patah tulang tersebut banyak terjadi di area pinggul, tulang belakang dan pergelangan tangan.Yang paling berbahaya adalah jika patah di bagian pinggul akibat komplikasi dari cedera pinggul.

Kebiasaan merokok dan minuman keras juga meningkatkan resiko osteoporosis Begitu pula dengan mereka yang mengonsumsi kafein secara berlebihan.Studi menerangkan jika para perokok berisiko 55% lebih tinggi mengalami cedera pinggul dibandingkan yang tidak merokok.

Pencegahan

Deteksi dini merupakan langkah tepat untuk memberikan peringatan kepada dokter keluarga Anda mengenai pengobatan atau supplement yang tepat. Latihan fisik rutin dan stop kebiasaan merokok wajib anda lakukan jika ingin mempertahankan kesehatan tulang. Latihan yang bisa dilakukan adalah jalan kaki selama 30 menit setiap hari dan jika memungkinkan ditambah dengan latihan beban.

Anda juga harus melakukan diet seimbang yangtinggi kalsium dan kaya vitamin D. Vitamin tersebut berfungsi agar penyerapan kalsium tubuh berlangsung dengan baik, bagi anda yang berusia 19 tahun direkomendasikan untuk mengonsumsi 1000mg kalsium perhari, sedangkan yang berusia di atas 50 tahun direkomendasikan  untuk mengonsumsi kalsium sebanyak 1.200 mg per hari. Sementara konsumsi vitamin D yang direkomendasikan adalah sebanyak 400 hingga 800 unit sehari.

Kebutuhan nutrisi tersebut salah  satunya bisa melaluikonsumsi susu secara rutin,entresol, mengandung dosis optimum sebesar 500 mg/saji untuk membantu mengurangi resiko osteoporosis. Susu ini juga dilengkapi dengan kandungan omega 3 dan 6 yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, meningkatkan kadar kolesterol baik, serta menurunkantekanan darah sehingga baik untuk kesehatan jantung. Selain omega 3 juga baik untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi.Dengan begitu tulang sehat jantungpun sehat.

(MI. Media Indonesia)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT