Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

Taman Nasional (Sumatera)

Minggu, 29 Januari 2017 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 484 Kali

Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerici Seblat ( TNKS) terletak di antara empat propensi di Pulau Sumatra, yaitu : Propensi Jambi, Propensi Sumatra Barat, Propensi Bengkulu , dan Propensi Sumatra Selatan.  Luas TNKS 1.368.000 hektar  dan merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah sampai ekosisitem sub-alpin, serta beberapa ekosistem yang khas seperti: rawa gambut, rawa air tawar, dan danau.

            Gunung Kerinci yang terletak di Taman Nasional ini merupakan gunung api yang tertinggi di Pulau Sumatra dengan ketinggian 3.805 m.Pada bagian dataran tinggi mengalir mata air panas, sungai-sungai beraliran deras, air terjun, guha-guha dan danau  kaldera tertinggi di Asia Tengggara, Gunung Tujuh.

            TNKS memiliki lebih dari 4.000 jenis tumbuhan yang didominasi  familidipterocarpaceae, tumbuhan langka dan endemik seperti pinus kerinci ( Pinus merkusii straii krinci),  kayu pucat (Harpulia alborea), bunga Rafflesia (Rafflesia arnoldi) dan bunga bangkai ( Amorphophallus titanium).

            Menurut penelitian LIPI,  Taman Nasional Kerinci Seblat terdapat 37 jenis mamalia, 10 jenis reptelia, 6 jenis amfebia, dan  8 jenis primata.

            Jenis fauna yang terdapat di TNKS antara lain harimau sumatra (Panthera tigris  sumatrensis), badak sumatra( Dicerorhinus sumatrarensis), gajah Sumatra ( Elephas maximus sumatranus), macan dahan( Neofelis nebulosa), tapir melayu( Tapircus indicus), beruang madu (Nelarctos malayanus) dan 370 speseies burung.

             Hal menarik lainnya dari taman Nasional yang  satu ini seperti pengamatan suara burung rangkong( Buceros rhinoceros sumatranus) dan julang(Aceros undulates undulates), serta tawa histeri dari burung gading( Rhinoplax vigil).serta kucing emas (Catopuma temminckii temminckii) Konon di kawasan TNKS terdapat pula primata berjalan tegak yang oleh masyarakat setempat dinamakan “uhang pandak” atau orang pendek.

             Bersama Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasaional Gunung Laseur, TNKS akhirnya dinyatakan oleh UNESCO sebagai Situs Wisata Dunia. Selain itu, Taman Nasional Krinci Seblat telah dijadikan program pembangunan dan konservasi terpadu ( Intergrreted Concervaqtion Development Program / ICDP)

           

Beberapa aktivitas yang menarik dilakukan di TNKS antara lain:  mendaki gunung Kerinci, menikmati panorama danau gunung tujuh, melihat gua stalaktik dan stalaknit Gua Napal Licin, menyaksikan air panas GroaSolar, menyaksikan budaya suku Kubu dan melakukan berbagai penelitian fauna dan flora.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT