Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

Taman Nasional Berbak

Kamis, 26 Januari 2017 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 607 Kali

Taman Nasional Berbak merupakan kawasan konservasi alam untuk hutan rawa terbesar asri di Tenggara Asia. Hutan gambut dan hutan air tawar yang terdapat di sini, menyatu di sepanjang pantai Timur Sumatra.

            Taman Nasional Berbak  terletak dalam dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan  kabupaten Muaro, Propensi Jambi. Luasnya 142.750 hektar. Taman Nasional Berbak merupakan bagian dari Bentang Alam Hutan Gambut Berbak yang luasnya 238.000 hektar.  Di tempat ini sudah dinyatakan sebagai salah satu Konservasi Harimau.

             Taman Nasional yang satu ini merupakan perelestarian alam yang memiliki kekhasan dalam keadaan fisik dan ekologinya, nilai hedrologi dan biofisik, nilai sosial dan budaya, flora, dan faunanya.

            Berbak merupakan kawasan Ramsar Site di Indonesia. Memiliki tipe ekosistem hutan rawa gambut yang tidak terganggu  seluas 110.000 hektar dan hutan air tawar seluas 60.000 hektar. Terdapat pengurangan kawasan seluas 1.500 hektar yang merupakan kawasan hutan mangrove ketika berubah status dari Suwaka Margasatwa ke Taman Nasional.  Sekitar 90 % dari luas daerah ini merupakan daerah konservasi dan selebihnya sekitar 10% untuk pertanian.

            Ekosistem hutan gambut  adalah hutan  tanah bergambut dengan tanah berorganik sangat tinggi.  Bagian bawah tanah memiliki kadar sulfat yang tiggi dan kadang bergaram akibat pengaruh dari air laut.

            Taman Nasional Berbak kaya dengan ekoton  perairan darat. Dua pertiga dari kawasan ini  merupakan hutan rawa yang terbentuk di sepanjang sungai  dan daerah dengan kerapatan  sungai yang tinggi, terutama di bagian utara Taman Nasional Berbak.

            Ekosistem yang lain pada kawasan Taman Nasioanl Berbak adalah hutan rawa gambut yang terdapat di sebelah selatan sungai Air hitam. Dalam kawasan  hutan gambut yang sangat luas, permukaaan endapan gambut dapat berbentuk cembung dan merupakan bagian pusat yang tidak pernah kena banjir. Tebal endapan gambur bervariasi dari 0,5 m hingga 20 m, terdiri dari serasah padat dan berserat. Gambut sangat miskin hara mineral, yang datang hanya dari air hujan. Air yang mengalir dari kawasan gambut berwarna seperti air teh sampai hitam dan sangat masam.

            Berbeda dengan vegetasi hutan gambut,  vegetasi hutan rawa airtawar menempati kawasan yang dibanjiri secara priodik  oleh air hujan yang mengalir balik  dari sungai. Air kaya dengan mineral dengan kemasaman rendah. Ketidakhadiran endapat gambut tebal membedakan vegetasi rawa air tawar dari vegetasi rawa gambut.  Komposisi floristiknya sangat bervaiasi sesuai dengan variasi kondisi habitat.

Pada tingkat suku dan marga, flora hutan rawa air tawar tidak banyak berbeda dengan komposisi hutan lahan kering yang terdapat pada kawasan yang sama. Jenis pohon yang terdapat di kawasan ini termasuk marga, Alstonia Barringtonia, Camnosperma, Dillenia Neesa, dan Shorea.

            Di kawasan  Taman Nasional Berbak sudah ditemukan  28 jenis mamalia, 224 spesies dari 48 burungtelah diindentifikasi. Demikian juga dengan reptile dan ikan sudah diteliti, tetapi belum ada penjelasan baik jenis maupun banyaknya.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT