Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

DAUN KUMIS KUCING BANYAK MANFAATNYA

Rabu, 12 Oktober 2016 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 773 Kali

Tanaman remujung disebut kumis kucing, karena benang dari bunganya begitu panjamg sehingga mirip kumis kucing. Bunganya tidak bulat seperti tanaman biasa lainnya, tetap persegi dan bisa setinggi 1,5 meter kalau dibiarkan tua. Tetapi yang menarik perhatian dunia jamu, bukan bunganya yang seperti kumis atau batang yang persegi itu, tetapi daunnya.

            Air seduhan daunnya dapat membuat gencar air seni, sampai meringankan beban buah pinggang yang bertugas menyaring darah dari kotoran yang ada, termasuk garam-garaman kapur yang suka  mengendap sebagai batu dalam kandungan kemih.

            Dengan minum sari daun kumis kucing dua kali sehari setengah gelas saja, (seperti minum teh pagi, sore) sudah cukup bolak balik pergi ‘ke belakang’ dan membuka ‘keran pribadi’.

            Untuk itu daun kumis kucing segar sebanyak ¼  genggam dididihkan dengan air satu gelas  terus menerus sehingga tinggal ½ gelas. Inilah yang diminum.

            Resep lain menganjurkan untuk merebus tiga kg daun segar dengan satu liter sampai tinggal ¾ nya. Jamu godokan ini diminum 4 kali sehari .Tiap kalinya cukup setengah cangkir saja.

Tidak boleh salah pilih

            Namun, daun kumis kucing yang betul-betul berkhasiat  begitu ialah  daun Orthosiphonspicatus yang dulu dikenal sebagai Orthosiphongrandiflorus, meskipun sebelumnya pernah beredar  nama kuno orthosiphonstamineus.Bukan jenis Gynandropsisspesiosa, yang di Kampung Melayu dipanggil kumis kucing juga. Padahal yang ini tidak berkhasiat apa-apa. Tapi untuk membedakannya dengan kumis kucing yang tulen, ada yang pernah mengusulkan untuk memberi embel-embel ‘ cantik’ kepada kumis kucing Gynandropsis speciosaini. Lalu pernah ada masa (dulu),  orang yang tertib selalu menyebut jenis yang tidak berkhasiat ini kumis kucing cantik.

            Kumis kedua tanaman itu memang sama nyrongosnya. Kalau kumis yang berkhasiat selalu berkumpul  necis, maka yang tidak berkhasiat selalu morat-marit ke segala penjuru.  Bunga kumis kucing yang tak cantik tersusun rapi, bertumpuk-tumpuk seperti pagoda . Sedangkan bunga Cynandropsis  yang beredar  sebagai kumis mucing cantik justeru awut-awutan. Di mana letak kecantikannya yang awut-awautan itu , tak pernah jelas dalam sejarah. Untuk membedakan kumis kucing dari kumis kucing cantik, bisa juga diperhatikan daunnya. Daun kumis kucing yang benar selalu bergerigi  tepinya, sedangkan yang tidak berkhasiat  licin saja. Warna hijau sisi-sisinya lebih tua daripada sisi bawahnya.

(Inti Sari)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT