Pondok Pesantren Ar Rhaudha Seluma

Jl. Merdeka Tais No. 85

-

Belajarlah Berkomunikasi dengan Tubuh Anda

Selasa, 08 Agustus 2017 ~ Oleh operator2 ~ Dilihat 556 Kali

Kini, dunia terasa begitu kecil dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai di bidang teknologi komunikasi. Di mana pun kita berada, berkomunikasi dengan orang lain di tempat yang jauh bukan lagi hal yang sulit. Komunikasi yang kita lakukan tidak hanya komunikasi suara tau data, tetapi berbicara seperti layaknya kita sedang berhadapan. Komunikasi adah hal yang penting dan kita lakukan setiap hari karena akan menghindarkan terjadinya salah paham. Tidak hanya orang atau binatang yang berkomunikasi  antara satu dan lainnya, tahukah anda, bahwa sel-sel yang ada dalam tubuh kita pun saling berkomunikasi.

Jadi, jangan heran bahwa sel-sel dalam tubuh kita dilengkapi dengan beragam sensor super canggih  untuk mengetahui sel mana yang diperlukan tubuh dan mana yang tidak. Mana sel yang dikehendaki pertumbuhannya dan mana yang tidak.  Mana sel normal dan mana sel yang tidak normal, seperti sel kangker.

            Komunikasi yang terjalin baik dan sangat rapi antara sel yang satu dan yang lainnya menghasilkan mekanisme tubuh yang begitu menakjubkan. Coba renungkan, bagaimana mungkin tubuh kita akan terpelihara dengan baik, jika kita selaku pemilik tubuh dan tubuh itu sendiri tidak ada jalinan komunikasi yang baik

Kita bisa menganalogikan komunikasi antara kita dan tubuh dengan  komunikasi dalam sebuah perusahaan.  Bukankah sesuatu yang mustahil perusahaan akan maju dan berkembang jika orang-orang yang terlibat di dalamnya tidak bisa berkomunikasai antara satu dengan yang lainnya dengan baik?

Kita pun mengumpamakan interaksi antara kita dan tubuh sebagai sebuah Negara. Bagaimana mungkin bangsa bisa menjadi kuat dan besar jika di antara pemimpin dan waki-wakil rakyatnya tidak terjalin komunikasi yang baik?  Komunikasi merupakan satu hal yang vitall untuk hidup kita.

Tubuh kita dapat dianalogikan seperti dunia sangat luas dan banyak penduduknya. Jika kita bandin gkan, antara tubuh kita dan penduduk dunia saat ini, penduduk tubuh kita jeuh lebih banyak. Penduduk dunia saat ini telah mencapai lebih dari enam milyar jiwa. Bandingkan dengan penduduk tubuh kita (sel), dalam tubuh seorang bayi yang masih dalam rahim seorang ibu menjelang kelahirannya,  sudah memilik sel sebanyak dua triliun sel. Pada orang dewasa, jumlah selnya bisa mencapai seratus triliun sel dan masing-masing sel bekerja secara sesuai dengan fungsinya.

Begitu teraturnya sistem kerja sel dalam tubuh kita, sehinggga masing-masing sel dapat mengenal antara satu sel dan sel lainnya.  Mereka bekerja saling bahu membahu agar sistem tubuh dapat berfungsi maksimal sesuai peruntukannya. Jika ada bagian tubuh yang rusak atau terganggu (tidak mampu melakukan tugas rutinnya), anggota tubuh yang lain dengan sigap dan cepat membantunya agar tubuh bisa tetap bekerja dan berfungsi normal.

Tidak ada istilah yang terlambat, berapa pun usia anda . Sejak sekarang mulailah untuk mempelajari bahasa tubuh kita sendiri.  Semakin kita tahu bahasa tubuh kita, akan semakin baik pula komunikasi yang terjalin antara kita dan tubuh kita. Jadi, kapan pun tubuh kita “berbicara,” kepada kita melalui bahasanya, kita pasti akan mersponnya sebaik dan sesegera mungkin.  Dengan memahami bahasa tubuh, maka kita akan semakin tahu apa keinginan tubuh kita.  Oleh Karena itu pada dasarnya setiap orang bisadengan mudah memahami bahasa tubuhnya.

Apabila ada dokter yang menghabiskan waktu seluruh hidupnya untuk mempelajari keunikan dan kerumitan tubuh manusia, maka ia hanya bisa memahami tubuh dan seluruh makanismenya kurang dari sepuluh porsennya.

Tubuh manusia merupakan salah satu ciptaan Tuhan  yang canggih dan rumit.  Sampai kapan pun manusia tidak akan pernah bisa mencitakan satu mesin seperti layaknya tubuh manusia. Tubuh dengan kompleksitas dan kerumitannya mampu secra teratur dan senergi menjalankan fungsinya masing-masing.

Ilmuwan Inggris pada 1553 berhasil membuktikan bahwa tubuh kita merupakan makhluk  hidup yang terdiri atas satuan-satuan kecil yang kemudian dinamakan sel. Apabila kita amati sel secara sepintas di laboratorium , kita akan tertipu oleh penampilannya yang sangat sederhana, seolah-olah tampak kaku. Padahal  masing-masing sel dalam tubuh tidak jauh beda dengan  kota-kota besar seperti Jakarta, Surabayta, dan kota-kota metrolitan lainnya, yang tidak berhenti-hentinya disibukkan oleh berbagai jenis kegiatan.

Sebagaimana layaknya sebuah kota besar, setiap sel memiliki ratusan sampai ribuan generator listrik, pabrik tenaga dan bahan  bakar, jaringan komunikasai yang rumit, sistem transportasi, sistem keamanan, bahkan manajemen sampai pun harus diperhatikan dan dikelola dengan baik, agar kota tersebut berjalan dengan aman, tenteram, dan teratur guna kenyamanan warganya dan kemajuan kota.

Sel-sel dalam tubuh kita pun demikian, sel adalah pabrik mutahir yang menghasilkan aneka ragam produk. Ibarat sebuah pabrik, untuk menghasilkan pruduk maka harus ada bahan baku. Mengingat kwalitas produk jadi sangat ditentukan oleh kwalitas bahan baku, maka makanan dengan  mutu terbaik pasti akan menghasilkan kwalitas sel trerbaik.

Selain itu, sel juga memiliki sistem pertahanan keamanan yang sistimatis, teratur, dan komando pusat pemerintahan hebat, lengkap dengan berbagai sensor supercanggih, guna menjaga stabilitas keamanan lingkungannya dari berbagai ancaman dari luar.

Ada sekitar seratus teriliun sel dalam tubuh seorang dewasa, yang digolongkan ke dalam lebih dari 200 jenis kelompok sel dengan bentuk yang beraneka ragam. Seluruh aktivitas harian kita sangat tergantung kepada setiap sel dalam tubuh kita, sebagai contoh, sewaktu kita membaca tulisan artikel ini, sel-sel batang dan sel kerucut matalah yang menerima bayangan huruf-huruf tulisan ini, lalu dikirimkannya ke otak untuk diterjemahkan. Sewaktu kita memikirkan makna kalimat demi kalimat, sel-sel otaklah yang bekerja memberi pengertian.

Selaput Pembungkus sel Merupakan Cairan Ajaib

Isi sel dibungkus oleh selaput yang sangat tipis yang bersifat mendekati cair, tetapi sangat ketat dan efektif dalam melakukan tugasnya sebagai “penjaga pintu”.  Selaput pembungkus sel inlah yang menentukan apa saja yang boleh keluar atau masuk ke dalam sel. Dia bertugas menjaga keseimbangan agar semua zat yang dibutuhkan sel tersedia dalam jumlah yang tepat, tidak kekurangan dan juga tidak berlebihan.

Sebagai contoh, pada sel otot dan sel saraf, penjaga pintu ini harus menjaga agar jumlah unsur kalium yang ada di dalam sel tetap 35 kali lipat lebih banyak daripada yang ada di luar sel, dan unsur natrium 10 kali lipat lebih banyak di luar sel daripada yang ada di dalam sel. Untuk menjalankan tugas berat ini,  selaput sel harus memilik kemampuan untuk mengenali zat yang dibutuhkannya sehingga ia dapat memilih zat mana yangt boleh masuk dan yang mana tidak boleh. Selaput ini juga mampu mengenali zat mana yang diizinkan keluar dari sel untuk dibuang atau ditransfer/ dipindahkan ke sel yag lain. Fungsi yang tidak kalah pentingnya adalah selaput sel ini berfugsi sebagai benteng pertahanan terdepan.

Lemak dan protein merupakan dua zat utama yang membentuk selaput sel. Berdasarkan jumlah molkulnya, yang terbanyak adalah molekul lemak, dengan perbandingan satu molkul protein untuk setiap 50 mulekul protein lemak (fosfolipida). Namun, dari segi volume, protein bisa sama banyaknya dengan lemak. Jumlah protein dalam selaput sel bergantung pada fungsi khusus selaput sel tersebut.

Kemampuan setiap pembungkus sel dalam melakukan fungsinya sangat ditentukan oleh jenis lemak yang membentuknya. Jenis lemak yang buruk, akan membuatnya sangat kaku dan tidak efektif dalam melakukan tugasnya. Lemak yang dipakai sebagai bahan baku untuk membuat selaput sel adalah dari lemak yang kita makan . Apabila lemak yang kita makan buruk, akan menghasilkan kwalitas pembungkus yang jelek pula. Bila sel yangt buruk tidak diperbaiki akan menghasilkan berbbagai penyakit.

Setiap sel memiliki indentitas masing-masing, Identitas diperlukan agar sel yang satu dengan yang lainnya bisa saling mengenal. Bayangkan kekacauan akan terjadi dalam tubuh, senadainya sel-sel tulang menetap dan tumbuh di selsel- bibir atau mata. Tidak lama kemudian akan tumbuh tulang di tempat-tempat tersebut. Sistem  “identitas” inilah yang bisa mengenal mana sel sehat, mana yang tidak normal ( seperti Kanker) atau mana sel kuman.  Dengan demikian, mereka mengenal siapa kawan dan siap kawan.

Pabrik Senjata Kimia Butan Tuhan

Tahukah Anda untuk memenuhi kebutuhan energinya, sel mempunyai generator tenaga yang disebut “mitokondria”.  Organel ini akan menghasilkan paket energi yang disebut adenosine trifosfat disingkat ATP.  Paket inilah merupakan sumber energi bagi setiap makhluk. Pada saat sel membutuhkan energi, kemasan enegri akan dipecah untuk mengeluarkan energi yang dikandungnya.  Proses pemecahan ATP ini selama masih ada proses kehidupan. Walaupun dalam keadaan tidur nyenyak sel-sel dalam tubuh kita tetap sibuk membentuk dan memecah ATP, sebab tungku-tungku api energi sel harus tetap menyala agar tubuih tetap hangat. Ketika kita tidur, sel-sel yang rusak akan diganti dengan yang baru.

Pabrik kimia yang ada dalam sel  mampu memperoduksi berbagai jenis zat yang diperlukan  tubuh. Pabrik kimia ini bekerja sangat efesien dan akurat. Ada banyak yang dihasilkan di pabrik kimia ini telah dapat ditiru oleh ilmuawan di laboratorium.  Secepat apapun manusia menirunya, pabrik kimia dalam tubuh ini bisa bekerja jutaan kali lipat daripada  laboratorium buatan manusia dan tanpa meninggalkan limbah kimia seperti pada laboratorium buatan manusia.

 Telah diperkirakan tubuh manusia kehilangan 17 miliart sel setiap harinya. Melalui sel-sel yang sudah rusak itu tubuh akan kehilangan sekitar 30 gram protein. Untuk menjaga keseimbangan tubuh sel-sel perlu membentuk protein baru untuk menggantikannya. Sel punya kaderisasi yang teratur dan terprogram untuk menjaga keseimbangan tubuh. Sel-sel bagian luar kulit akan hilang karena pergesekan. Sel-sel darah merah akan mati setelah mencapai usia 120 hari.

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT