MUKJIZAT PARA RASUL II : Nabi Ayub, Nabi Yunus, Nabi Musa, Nabi Daun, dan Nabi Sulaiman

MUKJIZAT PARA RASUL II : Nabi Ayub, Nabi Yunus, Nabi Musa, Nabi Daun, dan Nabi Sulaiman

NABI AYUB

Dan ingatlah akan hamba Kami, Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya, aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.". (Allah berfirman), "Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum. Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikir. Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput) maka pukullah dengan itu (istrimu) dan janganlah kamu melanggar sumpah." Sesungguhnya, Kami dapati dia amat taat (kepada Tuhannya). (Q.S. 38: 41-44)

 

Nabi Ayyub a.s. ditetapkan Allah sebagai teladan manusia sepanjang zaman dalam hal kesabaran, keteguhan iman dan beribadah. Begitu teguh imannya, iblis sampai penasaran dibuatnya. Ia menggoda iman Ayyub dengan menghancurkan semua kekayaan Ayyub. Tak cukup hanya itu, iblis juga merubuhkan tempat anak-anak Ayyub berlindung sehingga mereka mati seketika dan menyebarkan penyakit menjijikkan di sekujur tubuhnya. Walau demikian, Nabi Ayyub tetap tabah dan sabar. Tak berkurang sedikit pun keimanannya kepada Allah. Allah memberikan mukjizatnya kepada nabi yang teguh imannya itu. Diperintahkan-Nya Nabi Ayyub untuk menghantamkan kakinya ke tanah. Ajaib, memancarlah air dari dalam tanah. Air itu dipakai untuk mandi dan minum oleh Nabi Ayyub. Seketika, penyakit yang menggerogoti tubuhnya sirna. Setelah peristiwa itu, Allah mengganti harta dan anaknya sebanyak sebelumnya.

 

NABI YUNUS

Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul. Ingatlah ketika ia lari ke kapal yang penuh muatan kemudian ia ikut diundi, lalu ia termasuk orang yang kalah dalam undian. Maka, ia ditelan ikan besar dalam keadaan tercela. (Q.S. 37: 139-142)

 

Kamu pasti tahu siapa nabi yang pernah hidup di dalam perut ikan paus? Benar, Nabi Yunuslah orangnya. Bagaimana kisahnya hingga Nabi Yunus masuk paus? Dan, kenapa ia bisa bertahan hidup dalam tubuh mamalia terbesar itu?

Suatu hari, Nabi Yunus menumpang sebuah perahu. Di tengah laut, terjadilah badai hebat mengolengkan kapal, memaksa para awak kapal untuk mengurangi muatan. Ketika diadakan undian untuk menentukan siapa yang harus terjun, nama Nabi Yunus keluar sebanyak tiga kali berturut-turut. Rupanya, Allah menghendakinya terjun ke laut.

Nabi Yunus pun meloncat ke laut. Begitu tercebur, seekor paus memakannya bulat-bulat. Selama tiga hari tiga malam, Nabi Yunus mengembara di dasar lautan dalam perut paus itu.

Pernahkah kamu membayangkan, bagaimana rasanya hidup di dalam perut paus? Ternyata, sangat tidak enak. Di dalam perut paus gelap sekali. Usus paus melumat apa pun yang masuk ke sana. Hanya karena mukjizat dari Allah-lah, Nabi Yunus tetap hidup. Baru pada hari keempat, paus itu memuntahkan Nabi Yunus ke daratan. Menurut pendapatmu, mengapa Allah berkehendak agar Nabi Yunus masuk ke perut paus?

 

NABI MUSA

Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka), hingga bila Firaun telah hampir tenggelam berkatalah ia, "Saya percaya bahwa tiada Tuhan selain Tuhan yang dipercaya oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri kepada Allah." Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kerusakan Kami. (Q.S. 10: 90-92)

 

Siapa yang tak tahu riwayat Nabi Musa a.s. dengan tongkatnya yang dapat membelah laut? Nabi Musa diangkat menjadi rasul Allah di Gunung Sinai. Salah satu tanda kerasulan yang diberikan Allah kepadanya adalah ia dapat mengeluarkan cahaya yang indah dari kedua belah tangannya. Di samping itu, Allah mengaruniai Nabi Musa beberapa mukjizat sekaligus. Hal ini dikarenakan ia mengemban tugas yang sangat berat. Selain harus menyebarkan ajaran Allah, ia harus menyelamatkan kaumnya, Bani Israil, dari penindasan yang dilakukan oleh Firaun, ayah angkat Musa. Sebagai raja Mesir, Firaun terkenal sombong dan kejam. Ia mengaku dirinya sebagai "Tuhan".

Untuk membantu meringankan tugas kenabian Nabi Musa, Allah memberinya mukjizat berupa sebuah tongkat yang dapat berubah menjadi ular. Jika ditancapkan ke dalam tanah, tongkat itu juga dapat memancarkan air dari dua belas mata air. Tongkat itu juga dapat membelah Laut Merah ketika Nabi Musa membawa kaumnya yang dikejar Firaun dan pasukannya hijrah dari Mesir ke Negeri Kanaan. Begitu rombongan Nabi Musa selamat sampai di seberang, kembali Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke laut. Seketika laut menyatu kembali sehingga Firaun dan pasukannya terkubur hidup-hidup.   

Di antara semua itu, mukjizat terbesar Nabi Musa adalah Kitab Taurat yang berisi pedoman dan tuntunan hidup bagi manusia, menurut kehendak Allah. Di dalamnya, terdapat Sepuluh Perintah Allah. Kitab itu tertulis dalam kepingan-kepingan batu. Dengan kitab itu, Nabi Musa menjalankan tugas kenabian hingga akhir hayatnya.

 

NABI DAUD

... Dan kami telah melunakkan besi untuknya, (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya, dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya, Aku melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S. 34: 10-11)

 

Dahulu, Daud hanyalah rakyat biasa. Setelah ia berhasil mengalahkan Jalut, musuh Bangsa Israil dari Palestina, Raja Thalut mengangkatnya menjadi pemimpin angkatan perang kerajaan. Setelah dewasa, ia menikah dengan putri Raja Thalut dan diangkat menjadi raja setelah Thalut memutuskan untuk pergi. Setelah menjadi seorang raja itulah, Allah menaikkan derajatnya dengan menjadikannya seorang nabi.

Daud dikaruniai Allah hidup dalam kemakmuran. Dialah salah seorang nabi yang memiliki kedudukan sebagai raja Bangsa Israil. Sebagai seorang raja, ia cerdas, adil, dan bijaksana. Di bawah kepemimpinannya, kerajaan Bangsa Israil menjadi kuat, makmur, dan sentosa.

Ada beberapa mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Daud a.s., di antaranya, keindahan suara yang tiada tandingannya. Begitu merdunya, jika ia bertasbih memuja Allah pagi dan sore, gunung-gunung dan burung-burung pun ikut bertasbih bersamanya. Nabi Daud pun bisa mengerti bahasa burung. Pada waktu-waktu tertentu, segala jenis burung datang berkumpul menghadapnya. Di samping itu, Nabi Daud dapat melunakkan dan menundukkan besi hingga selunak lilin. Dengan besi itu, Daud dapat membuat baju besi yang dikokohkan dengan tenunan dari bulatan-bulatan rantai.

Di antara semua itu, mukjizat teragung yang dimilikinya adalah Kitab Zabur. Para ahli kitab menamakannya Al Mazamir. Kitab Zabur yang berisi lagu-lagu tasbih dan pujian kepada Allah, wasiat Allah beserta pahala-Nya dan siksa-Nya. Di dalam Zabur pula terdapat kisah manusia dan nabi-nabi terdahulu serta yang akan datang.

 

NABI SULAIMAN

Ia berkata, "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku. Sesungguhnya Engkau yang Maha Pemberi." Kemudian, Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, dan Kami tundukkan pula kepadanya setan-setan semuanya ahli bangunan dan penyelam, dan setan lain yang terikat dalam belenggu. Inilah anugerah Kami, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungjawaban. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (Q.S. 38: 35-40)   

 

Nabi Sulaiman a.s. mendapatkan tugas kenabian tatkalaia mencapai umur yang matang. Sebagai seorang utusan Allah, Nabi Sulaiman dikaruniai ilmu yang tidak dimiliki manusia mana pun. Ia bisa mengerti bahasa segala binatang, sebaliknya binatang-binatang itu mengerti bahasanya. Sungguh Nabi Sulaiman dijadikan manusia yang istimewa sepanjang sejarah. Kekayaannya berlimpah. Ia pun diberi mukjizat yang sangat besar, menjadi raja dari segala makhluk. Iblis tak mau menghormati Adam tetapi keturunannya, yaitu jin dan setan, tunduk kepada Nabi Sulaiman. Mukjizat lain yang dimilikinya adalah ia dapat melihat kekayaan alam yang terpendam di perut bumi maupun lautan. Untuk mengambil kekayaan alam itu, ia cukup memerintahkan bangsa jin yang menjadi rakyatnya.

Di samping itu, Nabi Sulaiman dapat menundukkan angin dan menjadikannya sebagai kendaraan. Dengan berkendaraan angin, Nabi Sulaiman menjelajahi bumi untuk memeriksa keadaan rakyat di seluruh wilayah kerajaannya.

[sumber: Muzijat para Rasul:Rosda]



Komentar Facebook